Bahasa/Language:
Slideshow Image 1 Slideshow Image 2 Slideshow Image 3 Slideshow Image 4 Slideshow Image 5
Surat al Baqarah ayat 261

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. al-Baqarah (2): 261)

Penawaran Tanah Waqaf dan Bangunan

Pondok Pesantren Yatim & Dhuafa "Darussalam"


Kami menawarkan partisipasi dalam bentuk waqaf tanah dan bangunan. Untuk tanah senilai Rp. 200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah) per meter persegi. Sedangkan untuk waqaf bangunan seniali Rp. 1.200.000,00 (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) per meter persegi. Setiap waqaf yang diterima akan kami sediakan Sertifikat sebagai bukti.

Pondok Pesantren Darussalam memilih menggunakan Metode Tradisonal/Salaf, dalam mendidik santri-santrinya. Metode yang sepenuhnya mengikuti tuntunan para ulama terdahulu melalui kitab-kitab kuning. Ini dipilih karena selain ingin melestarikan pondok pesantren terdahulu, juga untuk mengenalkan kepada generasi muda muslim bahwa para ulama terdahulu adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan dalam berbagai bidang ilmu, serta ilmunya tak surut dilekang zaman serta membawa keridho’an Allah SWT.
|

Pelaksanaan

Maksud dan Tujuan 

Pembelian tanah sebagai perluasan lahan Yayasan Darussalam Bedali bertujuan untuk mendirikan lembaga pendidikan formal dan non formal, diantaranya:
  1. Pondok pesantren hafalan Al Quran
  2. Pondok pesantren untuk yatim piatu dan fakir miskin
Selengkapnya...
|

Dasar Pemikiran

Dalam kehidupan bermasyarakat, kebutuhan sarana pendidikan sosial keagamaan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, karena dengan itu manusia akan memiliki moral/etika yang teratur dalam kehidupan sehari–hari. Sementara wahana pendidikan sosial keagamaan bukan hanya merupakan kebutuhan fisik semata yaitu kebutuhan akan benda yang ada didalamnya ada manusia pencari ilmu. Lebih dari itu wahana pendidikan sosial keagamaan sudah menjadi media ekspresi, aktualisasi diri dan sekaligus juga memiliki kandungan makna filosofis hidup bagi putra/putri Islam dan menjadi lambang kesejahteraan material dan spiritual ummat manusia.

Selengkapnya...
|

Susunan Pengurus

Pembina :

Pengawas :

  • Habib Muhammad Bin Anis Sahab
  • Prof. DR. Ir. Nur Basuki
  • Habib Abdullah Ba’abud
  • Moh. Ansory, SH
  • Selengkapnya...